Rasulullah ﷺ adalah teladan dalam kedermawanan dan kasih sayang kepada sesama. Ketika ada orang yang membutuhkan, beliau tidak mengajarkan kita untuk berpaling, tetapi untuk membantu sesuai kemampuan.
Allah SWT berfirman:
“Dan apa saja yang kamu infakkan dari kebaikan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.”
(QS. Al-Baqarah: 273)
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Sedekah tidaklah mengurangi harta.”
(HR. Muslim)
Kisah tentang pengemis yang mendapatkan baju Rasulullah ﷺ mengandung pelajaran indah: jangan meremehkan pemberian yang kecil ketika diberikan dengan ikhlas. Bisa jadi sesuatu yang kita anggap sederhana menjadi jalan datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah.
Namun, kisah tersebut dengan rincian mukjizat orang buta yang kembali melihat perlu diperiksa kembali sumber hadisnya, sehingga sebaiknya tidak dinisbatkan sebagai hadis sahih tanpa penelitian sanad.
Yang pasti, Al-Qur'an dan hadis sahih telah banyak mengajarkan keutamaan bersedekah. Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi orang yang menginfakkan hartanya di jalan-Nya:
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada setiap bulir seratus biji.”
(QS. Al-Baqarah: 261)
Mari bersedekah dengan ikhlas. Jangan menunggu kaya untuk berbagi. Karena terkadang, sedikit yang kita berikan dengan tulus jauh lebih berarti bagi orang yang sedang membutuhkan.
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang ringan tangan, tulus bersedekah, dan gemar menolong sesama. Aamiin.

0 Comments