Mari Menjaga Salat Sesuai Tuntunan Rasulullah ﷺ
Dalam Islam, ada tiga waktu ketika kTiga Waktu yang Dilarang untuk Salatita dilarang melaksanakan salat sunah mutlak, yaitu:
1\. Saat Matahari Terbit (Syuruk) 🌅 Ketika matahari mulai terbit hingga naik setinggi tombak, sekitar 15–20 menit setelah terbit, kita dilarang melaksanakan salat sunah.
2\. Saat Matahari Tepat di Atas Kepala (Istiwa) ☀️ Ketika matahari berada tepat di tengah langit menjelang waktu Zuhur, hingga matahari mulai condong ke barat.
3\. Saat Matahari Terbenam 🌇 Ketika matahari mulai tenggelam hingga terbenam sempurna, kita dilarang melaksanakan salat sunah.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa ada tiga waktu ketika beliau melarang umatnya melaksanakan salat dan menguburkan jenazah: saat matahari terbit hingga meninggi, saat matahari tepat di tengah langit hingga bergeser, dan saat matahari menjelang terbenam hingga terbenam sempurna. (HR. Muslim).
Pelajaran bagi kita: Ibadah bukan sekadar banyaknya amal, tetapi juga ketaatan dalam mengikuti tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Mari pelajari waktu-waktu salat agar ibadah kita semakin sempurna dan diridai Allah SWT.
Semoga Allah membimbing kita untuk senantiasa beribadah dengan ilmu, ikhlas, dan sesuai sunah Rasulullah ﷺ. Aamiin.
Wudhu yang Sempurna, Kunci Sahnya Salat
Bersuci dengan berwudu bukan sekadar membasahi anggota tubuh, tetapi juga melatih kesadaran, ketelitian, dan kesiapan hati untuk menghadap Allah SWT.
Wudu merupakan salah satu syarat sah salat. Jika wudu tidak sah, maka salat yang dikerjakan tanpa wudu yang sah juga tidak sah. Karena itu, kita harus memahami tata cara wudu dengan benar, mulai dari niat, membasuh anggota wudu sesuai ketentuan, hingga memastikan seluruh bagian yang wajib dibasuh telah terkena air.
Allah SWT berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki.” (QS. Al-Ma'idah: 6)
Rasulullah ﷺ juga bersabda bahwa Allah tidak menerima salat tanpa bersuci (HR. Muslim).
Mari sempurnakan wudu sebelum menyempurnakan salat. Sebab, menghadap Allah membutuhkan kesucian lahir, ketulusan hati, dan kesungguhan dalam beribadah. Jangan sampai kita rajin salat, tetapi mengabaikan kesempurnaan wudu yang menjadi salah satu syarat sahnya.
Al-Qur’an Menentang Kerusakan dan Keserakahan
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qasas ayat 77:
“Dan janganlah engkau berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.”
Pesan ini mengingatkan bahwa kekayaan dan kekuasaan tidak boleh dijadikan alat untuk menindas, mengeksploitasi, atau merampas kesempatan hidup orang lain. Apabila kebijakan publik memperlebar ketimpangan, melemahkan pendidikan, dan menghambat mobilitas sosial, masyarakat berhak mengkritisinya secara terbuka, damai, dan berdasarkan bukti.
Mencerdaskan rakyat bukan ancaman bagi negara. Sebaliknya, rakyat yang berilmu akan lebih mampu mengenali ketidakadilan, mengawasi kekuasaan, serta menentukan masa depannya secara mandiri.



















