Bukan Karomah, Tapi Istiqamah dalam Amalan
Karomah adalah kemuliaan yang Allah berikan kepada para wali-Nya. Karomah bukan sesuatu yang dicari, tetapi anugerah dari Allah kepada hamba-hamba yang dekat dengan-Nya. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka adalah orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.”
(QS. Yunus: 62–63)
Para wali mungkin memiliki karomah, namun bagi kita manusia biasa, jalan menuju kedekatan dengan Allah adalah melalui amalan yang istiqamah. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang dilakukan terus-menerus walaupun sedikit.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Salah satu amalan yang bisa menjadi andalan adalah sedekah setiap hari, misalnya membiasakan sedekah subuh walaupun sedikit. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Setiap pagi ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa: ‘Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang bersedekah.’”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Sedekah yang dilakukan dengan ikhlas dan istiqamah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga membuka pintu keberkahan, melapangkan rezeki, dan mendekatkan hati kepada Allah.
Karena itu, jangan berkecil hati jika kita tidak memiliki karomah seperti para wali. Cukuplah kita memiliki amalan yang istiqamah, seperti sedekah, membaca Al-Qur’an, shalat berjamaah, dan berbuat kebaikan setiap hari.
Bisa jadi, dengan amalan kecil yang dilakukan terus-menerus, Allah mengangkat derajat kita di sisi-Nya.
Karomah para wali adalah anugerah, tetapi istiqamah dalam amal adalah jalan bagi kita menuju ridha Allah. 🤲

































