Dari Masjid
Ke Masjid

  • Home
  • Artikel
    • Tausiyah Subuh
    • Pengajian Ahad Pagi
    • Tolabul Ilmi
    • Khutbah Jumat
  • Tentang
    • Kami
    • Contact

Tausiyah Subuh

Tausiyah Subuh

Pengajian Ahad Pagi

Pengajian Pagi

Tolabul Ilmi

Tolabul Ilmi

Khutbah Jumat

Khutbah Jumat


Ayat Kursi adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Ayat ini menjelaskan keagungan, kekuasaan, ilmu, dan kesempurnaan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Para ulama menyebutnya sebagai ayat paling agung dalam Al-Qur'an karena kandungannya yang penuh dengan tauhid.

Mengenai asbābun nuzūl (sebab turunnya), tidak terdapat riwayat yang sahih dan kuat yang menjelaskan peristiwa khusus sebagai latar belakang turunnya Ayat Kursi. Karena itu, para ulama lebih menekankan bahwa ayat ini diturunkan untuk meneguhkan akidah umat Islam tentang keesaan dan keagungan Allah.

Allah berfirman:

"Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)..." (QS. Al-Baqarah: 255).

Keutamaan Ayat Kursi juga dijelaskan dalam hadis. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Ayat Kursi adalah ayat yang paling agung dalam Kitab Allah. Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, Nabi ﷺ menjelaskan bahwa siapa yang membaca Ayat Kursi sebelum tidur, Allah akan mengutus penjaga baginya sehingga setan tidak dapat mendekatinya hingga pagi.

Faedah membaca Ayat Kursi antara lain memperkuat keimanan, menjadi sebab datangnya perlindungan Allah, mengingatkan bahwa hanya Allah yang berhak disembah, serta menumbuhkan rasa tawakal dan ketenangan hati dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Marilah kita membiasakan membaca Ayat Kursi setiap selesai salat fardu, sebelum tidur, dan pada waktu-waktu yang dianjurkan. Semoga Allah menjaga kita, menguatkan iman kita, dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang selalu berada dalam lindungan-Nya. Aamiin.



 


"Maka apabila Al-Qur'an dibacakan, maka dengarkanlah dan perhatikanlah agar kalian mendapat rahmat." (QS. Al-A'raf: 204)

Di zaman yang penuh dengan hiruk-pikuk dan suara yang saling berebut perhatian, Allah mengajarkan satu adab yang agung: ketika Al-Qur'an dibacakan, diamlah, dengarkanlah, dan resapilah maknanya. Sebab, di balik setiap ayat yang didengar dengan hati yang khusyuk, terdapat rahmat, petunjuk, dan ketenangan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Al-Bukhari).

Mendengarkan Al-Qur'an bukan sekadar menggunakan telinga, tetapi juga membuka hati agar cahaya wahyu menerangi kehidupan. Hati yang dekat dengan Al-Qur'an akan lebih mudah menerima nasihat, lisannya dipenuhi zikir, dan langkahnya diarahkan menuju kebaikan.

Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat setiap hari. Bacalah, dengarkan dengan khusyuk, pahami maknanya, lalu amalkan dalam kehidupan. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita dan menjadikan Al-Qur'an sebagai penolong di dunia maupun di akhirat.

"Dekat dengan Al-Qur'an, dekat dengan rahmat Allah."



 





 

ko

 


 








 


 


Kematian bukanlah akhir dari perjalanan manusia. Dalam ajaran Islam, setiap manusia akan dibangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan seluruh amalnya. Rasulullah ﷺ bersabda:

"Semua bagian tubuh anak Adam akan dimakan oleh tanah kecuali tulang ekor ('ajbu adz-dzanab). Dari tulang itulah ia diciptakan dan darinya pula ia akan disusun kembali."
(HR. dan )

Hadis ini mengajarkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. Walaupun jasad telah hancur menjadi tanah, Allah Maha Kuasa untuk menghidupkan kembali seluruh manusia pada hari kiamat.

Allah SWT berfirman:

"Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya kembali. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati."
(QS. : 104)

Ayat ini menegaskan bahwa membangkitkan manusia kembali sama mudahnya bagi Allah sebagaimana menciptakannya pertama kali. Oleh karena itu, seorang mukmin hendaknya mempersiapkan diri dengan memperbanyak iman, amal saleh, dan taubat sebelum datang hari ketika semua manusia dibangkitkan untuk menerima balasan atas perbuatannya.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang dibangkitkan dalam keadaan beriman dan memperoleh rahmat-Nya. Aamiin.

Postingan Lama Beranda

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Masjid Firdaus Ramah Anak: Mencetak Generasi Cinta Ilmu dan Cinta Masjid
  • Bukan soal usia, tetapi soal kemauan untuk belajar Al-Qur'an.
  • Dilempari Batu, Balaslah dengan Buah
  • Lomba Lukis Gema Muharam Ceria Masjid Firdaus Madiun
  • Gema Muharam Ceria Masjid Firdaus Madiun: Merajut Iman, Mengukir Prestasi

Categories

  • Al-Qur'an
  • Artikel
  • cangkrukan
  • General
  • Khutbah Jumat
  • Pengajian Ahad Pagi
  • Preaching
  • Tausiyah Subuh
  • Tolabul Ilmi

Ads



Copyright © Dari Masjid Ke Masjid Designed by OddThemes