Dari Masjid
Ke Masjid

  • Home
  • Artikel
    • Tausiyah Subuh
    • Pengajian Ahad Pagi
    • Tolabul Ilmi
    • Khutbah Jumat
  • Tentang
    • Kami
    • Contact

Tausiyah Subuh

Tausiyah Subuh

Pengajian Ahad Pagi

Pengajian Pagi

Tolabul Ilmi

Tolabul Ilmi

Khutbah Jumat

Khutbah Jumat





 

 


ALLAH TIDAK MENUNDA TANPA ALASAN

Trust the Process, Percayakan Semuanya kepada Allah

Kadang kita bertanya, “Mengapa doa ini belum dikabulkan? Mengapa keinginan ini belum terwujud?”

Bisa jadi Allah bukan tidak sayang. Allah sedang menyiapkan waktu yang lebih tepat, keadaan yang lebih baik, atau sesuatu yang jauh lebih bermanfaat bagi kita.

Allah berfirman:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 216)

Rasulullah ﷺ juga mengajarkan bahwa doa seorang mukmin tidak sia-sia. Dalam hadits riwayat Ahmad, disebutkan bahwa doa seorang Muslim bisa dikabulkan, disimpan sebagai pahala di akhirat, atau menjadi sebab dihindarkannya suatu keburukan.

Maka, jangan terburu-buru kecewa ketika jawaban doa belum datang. Teruslah berdoa, berusaha, bersabar, dan bertawakal.

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 153)

Mungkin hari ini kita belum memahami mengapa Allah memilih jalan yang berbeda. Tetapi suatu hari nanti, kita mungkin akan berkata:

“Alhamdulillah, ternyata Allah menunda bukan karena tidak sayang. Allah sedang menyiapkan yang terbaik.”

🌿 Trust the process.
Percayakan prosesnya kepada Allah, karena Allah tahu apa yang terbaik untuk kita.





 

 









 




 

 




Nabi Muhammad SAW: Teladan Kemuliaan Sejak Kelahiran

Nabi Muhammad ﷺ adalah manusia pilihan Allah dan teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Allah SWT berfirman:

“Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian.”
(QS. Al-Ahzab: 21)

Ada kisah yang beredar bahwa satu-satunya manusia yang lahir dalam keadaan sujud adalah Nabi Muhammad ﷺ. Namun, kisah tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur’an maupun hadis sahih, sehingga sebaiknya tidak dinyatakan sebagai fakta agama yang pasti.

Yang jelas, sejak awal kehidupan hingga akhir hayatnya, Rasulullah ﷺ adalah hamba Allah yang sangat dekat dengan-Nya. Beliau mengajarkan umat untuk selalu tunduk, berserah diri, memperbanyak sujud, dan menaati Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabb-nya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa.”
(HR. Muslim)

Maka, kemuliaan Rasulullah ﷺ bukan karena kisah yang tidak terbukti, tetapi karena beliau adalah utusan Allah, manusia pilihan, dan teladan terbaik dalam iman, ibadah, akhlak, dan perjuangan menegakkan kebaikan.

Mari mencintai Rasulullah ﷺ dengan mengikuti sunnahnya, memperbanyak shalawat, dan meneladani akhlaknya.

Postingan Lama Beranda

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Kemerdekaan Sejati: Ketika Keadilan Menjadi Napas Negeri
  • Ngaji Selasa Malam di Masjid Firdaus Madiun
  • Persiapan Maulid Nabi Muhammad SAW Masjid Al Falaq Josenan
  • Jumat Subuh Berkah Masjid Firdaus Madiun
  • Malam peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW masjid Firdaus Madiun

Categories

  • Al-Qur'an
  • Artikel
  • cangkrukan
  • General
  • Khutbah Jumat
  • Pengajian Ahad Pagi
  • Preaching
  • Tausiyah Subuh
  • Tolabul Ilmi

Ads



Copyright © Dari Masjid Ke Masjid Designed by OddThemes