Dari Masjid
Ke Masjid

  • Home
  • Artikel
    • Tausiyah Subuh
    • Pengajian Ahad Pagi
    • Tolabul Ilmi
    • Khutbah Jumat
  • Tentang
    • Kami
    • Contact

Tausiyah Subuh

Tausiyah Subuh

Pengajian Ahad Pagi

Pengajian Pagi

Tolabul Ilmi

Tolabul Ilmi

Khutbah Jumat

Khutbah Jumat

 



🌙 PROGRAM SEDEKAH & AMAL MASJID FIRDAUS MADIUN

"Sedekah Mudah, Masjid Makmur, Jamaah Sejahtera"

1. 🍚 Sedekah Jumat Berkah

Mendukung program makanan bakda Sholat Jum'at

Bentuk sedekah:

  • Nasi bungkus
  • Air minum
  • Buah-buahan
  • Dana konsumsi

Keutamaan:

"Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa atau orang yang membutuhkan, maka ia memperoleh pahala seperti orang tersebut." (HR. Tirmidzi)


2. 📖 Sedekah Al-Qur'an dan Iqra'

Mendukung program Belajar Moco Al-Qur'an

Bentuk sedekah:

  • Wakaf Al-Qur'an
  • Buku Iqra'
  • Rak Al-Qur'an
  • Alat tulis santri

Target:

  • Anak-anak
  • Remaja
  • Jamaah yang baru belajar membaca Al-Qur'an

3. ☕ Sedekah Kopi Ukhuwah

Mendukung Selasa Cangkrukan Ngopi Bareng

Bentuk sedekah:

  • Kopi
  • Teh
  • Gula
  • Snack ringan

Tujuan:

  • Mempererat silaturahmi
  • Menarik masyarakat untuk hadir ke masjid

4. 🥬 Sedekah Sayur Berkah

Program bulanan Minggu terakhir setiap bulan

Bentuk sedekah:

  • Sayuran
  • Beras
  • Telur
  • Minyak goreng
  • Dana sembako

Sasaran:

  • Dhuafa
  • Lansia
  • Jamaah yang membutuhkan

5. 🎒 Sedekah Pendidikan Anak-anak

Mendukung Pendampingan Belajar Anak-anak

Bentuk sedekah:

  • Buku tulis
  • Pensil
  • Tas sekolah
  • Seragam layak pakai
  • Dana pendidikan

6. 💡 Sedekah Operasional Masjid

Gerakan Seribu Sehari

Ajak jamaah:

  • Rp1.000 per hari
  • Rp30.000 per bulan

Dana digunakan untuk:

  • Listrik
  • Air
  • Kebersihan
  • Perawatan masjid

7. 🕌 Wakaf Karpet dan Perlengkapan Masjid

Bentuk wakaf:

  • Karpet
  • Kipas angin
  • Sound system
  • Mukena
  • Sarung
  • Tempat wudhu

Keutamaan:

"Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)


8. 🍱 Sedekah Ahad Pagi

Mendukung Pengajian & Kultum Ahad Pagi

Bentuk sedekah:

  • Nasi bungkus
  • Bubur
  • Roti
  • Air mineral

Target:

  • Jamaah subuh
  • Anak-anak dan remaja

🌟 Gerakan Utama Masjid Firdaus Madiun

"1 Jamaah 1 Amal"

Setiap jamaah memilih minimal satu amal: ✅ Sedekah Jumat Berkah
✅ Wakaf Al-Qur'an
✅ Sedekah Sayur Berkah
✅ Sedekah Pendidikan Anak
✅ Sedekah Operasional Masjid
✅ Sedekah Kopi Ukhuwah

Motto:

"Datang untuk Ilmu, Tinggal untuk Ibadah, Beramal untuk Ukhuwah, Pulang Membawa Berkah."

"Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261)

Ayo Bersama Memakmurkan Masjid Firdaus Madiun dengan Sedekah, Wakaf, dan Amal Jariyah. 🕌✨



 





Tak Ada Kata Terlambat untuk Belajar Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah petunjuk hidup yang Allah turunkan untuk membimbing manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah SWT berfirman:

"Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang benar dan yang batil."
(QS. Al-Baqarah: 185)

Melalui Program Belajar Membaca Al-Qur'an, bapak-bapak dan ibu-ibu diberikan kesempatan untuk belajar membaca Al-Qur'an dari tingkat paling dasar. Bagi yang belum mengenal huruf hijaiyah, masih terbata-bata, atau bahkan masih "Alif bengkok", semuanya akan didampingi dengan sabar hingga mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai ilmu tajwid.

Program ini dilaksanakan setiap malam Senin dan terbuka untuk seluruh jamaah serta warga masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, menambah ilmu agama, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Allah SWT memulai wahyu pertama dengan perintah membaca:

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan."
(QS. Al-'Alaq: 1)

Ayat ini menunjukkan betapa pentingnya membaca dan menuntut ilmu dalam Islam. Membaca Al-Qur'an bukan sekadar melafalkan huruf-hurufnya, tetapi juga menjadi jalan untuk memahami petunjuk Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
(HR. Bukhari)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah SAW juga bersabda:

"Orang yang mahir membaca Al-Qur'an akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata dan merasa kesulitan, maka baginya dua pahala."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini memberikan kabar gembira bahwa orang yang masih belajar dan mengalami kesulitan justru mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah. Karena itu, jangan pernah malu untuk belajar meskipun usia sudah tidak muda lagi.

Alangkah ruginya apabila umur yang Allah berikan berlalu tanpa kita berusaha membaca dan memahami kitab suci-Nya. Sebaliknya, alangkah beruntungnya mereka yang senantiasa dekat dengan Al-Qur'an, karena Al-Qur'an akan menjadi cahaya, petunjuk, dan syafaat bagi pembacanya pada hari kiamat.

Mari bersama-sama meramaikan Program Belajar Membaca Al-Qur'an. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, karena setiap huruf yang dibaca akan bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Motto

"Belajar Al-Qur'an Hari Ini, Menjadi Cahaya Kehidupan Hingga Akhir Nanti."

 

Sinau Ba

reng di Masjid Firdaus: Membangun Generasi Cinta Ilmu, Cinta Masjid, dan Cinta Persaudaraan

Menjelang masa liburan sekolah, Masjid Firdaus Madiun mengadakan kegiatan Outbound Pagi dan Sinau Bareng bagi anak-anak serta remaja masjid. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat belajar, dan membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia.

Melalui kegiatan outbound, anak-anak diajak untuk bermain, bekerja sama, dan saling mengenal dengan lebih dekat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Sinau Bareng di Masjid Firdaus yang didampingi oleh bapak-bapak, ibu-ibu, serta kakak-kakak senior yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Program ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, santai, dan bermakna. Anak-anak tidak hanya belajar di rumah dan sekolah, tetapi juga belajar di lingkungan masjid yang penuh keberkahan. Dengan demikian, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan, dan pengembangan potensi generasi muda.

Allah SWT berfirman:

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan." (QS. Al-'Alaq: 1)

Ayat pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW ini menunjukkan betapa pentingnya ilmu dan proses belajar dalam kehidupan seorang muslim.

Rasulullah SAW juga bersabda:

"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim." (HR. Ibnu Majah)

Melalui kegiatan Sinau Bareng, anak-anak diajak untuk mencintai ilmu sekaligus mencintai masjid. Mereka belajar bahwa menuntut ilmu adalah bagian dari ibadah dan jalan menuju kemuliaan di sisi Allah SWT.

Selain belajar, anak-anak juga diarahkan untuk aktif berolahraga dan berinteraksi secara positif dengan teman-temannya. Dengan demikian, mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat rohani, cerdas intelektual, dan memiliki kepedulian sosial.

Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan setiap Rabu malam Kamis, dimulai setelah salat Magrib hingga menjelang Isya, dan dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan serta semangat belajar anak-anak.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)

Semoga kegiatan Sinau Bareng di Masjid Firdaus menjadi wasilah lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mencintai masjid, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menjadi penerus perjuangan umat di masa depan.

"Dari Masjid Kita Belajar, Dari Ilmu Kita Berkarya, Dari Ukhuwah Kita Menguatkan Generasi."



Husnul khatimah adalah harapan setiap muslim, yaitu mengakhiri kehidupan dalam keadaan beriman dan mendapatkan ridha Allah. Salah satu jalan menuju husnul khatimah adalah menjaga hati dengan prasangka baik kepada Allah dan kepada sesama manusia. Allah berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa."
(QS. Al-Hujurat: 12)

Rasulullah ﷺ juga mengajarkan agar seorang mukmin senantiasa berbaik sangka kepada Allah, terutama menjelang akhir hayatnya. Hati yang bersih dari kebencian dan prasangka buruk akan lebih mudah menerima hidayah dan rahmat-Nya.

Selain itu, shalat tahajud merupakan ibadah istimewa yang mendekatkan seorang hamba kepada Rabb-nya. Allah berfirman:

"Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu."
(QS. Al-Isra': 79)

Doa yang dipanjatkan pada waktu tahajud adalah saat yang penuh keberkahan. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya yang memohon kepada-Nya.

Ilmu yang paling berharga bukan sekadar yang dihafal, tetapi ilmu yang diamalkan dan memberi manfaat bagi diri sendiri serta orang lain. Rasulullah ﷺ bersabda:

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya."
(HR. Ahmad)

Karena itu, marilah kita menempatkan akhirat di dalam hati, dunia di tangan sebagai sarana beribadah, dan mengingat kematian sebagai pengingat agar selalu memperbaiki amal. Dengan demikian, setiap langkah kehidupan akan lebih terarah menuju keridhaan Allah.

Doa:

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, dosa kedua orang tua kami, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami ketika kecil, dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka. Karuniakan kepada kami ilmu yang bermanfaat, hati yang bersih, serta husnul khatimah saat kami kembali kepada-Mu. Aamiin ya Rabbal 'Alamin.

Judul Inspiratif: "Menjadikan Akhirat di Hati, Dunia di Tangan, dan Husnul Khatimah sebagai Tujuan"

 



"Ngopi Santai, Silaturahmi Erat, Ilmu Bertambah, Akhlak Mulia."

Cangkrukan Ngopi Bareng di Masjid Firdaus merupakan kegiatan sederhana yang bertujuan mempererat tali silaturahmi sesama muslim dari berbagai kalangan. Siapa pun boleh hadir untuk berbincang, bertukar pikiran, dan belajar bersama dalam suasana santai, lesehan, penuh keakraban dan persaudaraan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menikmati kebersamaan, tetapi juga wadah untuk mendapatkan asupan rohani dan jasmani, sehingga kehidupan duniawi semakin baik dan menjadi bekal menuju kehidupan surgawi. Melalui obrolan ringan yang bermanfaat, peserta diajak untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, memperluas wawasan, dan menumbuhkan akhlak yang mulia.

Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat."
(QS. Al-Hujurat: 10)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

"Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya bersama-sama, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dikelilingi malaikat, dan Allah menyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya."
(HR. Muslim)

Mari hadir dan bergabung dalam Cangkrukan Ngopi Bareng di Masjid Firdaus. Datang membawa senyum, pulang membawa ilmu, sahabat baru, dan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Setiap Malam Kamis Ba'da Sholat Isya
Masjid Firdaus Madiun

"Datang untuk bersilaturahmi, pulang membawa keberkahan." ☕🤝📖🕌

 



Hikmah Allah Menciptakan Manusia dari Air hingga Kembali kepada-Nya

Allah menciptakan manusia melalui tahapan yang sangat menakjubkan. Dari setetes air yang hina, kemudian menjadi janin dalam kandungan, lahir sebagai bayi, tumbuh menjadi anak-anak, dewasa, menua, lalu meninggal dunia. Semua proses itu menunjukkan kebesaran, kekuasaan, dan hikmah Allah SWT.

Allah berfirman:

"Dan Allah menciptakan semua makhluk hidup dari air." (QS. An-Nur: 45)

Dalam ayat lain Allah menjelaskan proses penciptaan manusia:

"Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani yang disimpan dalam tempat yang kokoh (rahim). Lalu air mani itu Kami jadikan segumpal darah, kemudian segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging..." (QS. Al-Mu'minun: 13-14)

Tahapan kehidupan manusia mengajarkan bahwa tidak ada alasan untuk sombong. Manusia yang kuat, kaya, dan berilmu sekalipun berasal dari setetes air. Begitu pula ketika ajal tiba, semua akan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian." (HR. Tirmidzi)

Kematian bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan pintu menuju kehidupan yang abadi. Karena itu, masa hidup yang Allah berikan hendaknya digunakan untuk beribadah, berbuat baik, dan mempersiapkan bekal menuju akhirat.

Dari setetes air kita berasal, kepada tanah jasad kita kembali, dan kepada Allah ruh kita akan menghadap. Maka orang yang bijak adalah yang menyadari asal-usulnya, mensyukuri hidupnya, dan mempersiapkan diri untuk bertemu dengan Rabb-nya.

"Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, lalu dilahirkan sebagai seorang anak..." (QS. Ghafir: 67).

Semoga setiap tahap kehidupan yang kita jalani semakin menambah keimanan, rasa syukur, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Aamiin.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • “Empat Bulan Mulia: Saat Terbaik Mendekatkan Diri kepada Allah”
  • Menjemput Berkah di Pagi Hari, Membuka Pintu Rezeki dari Allah
  • Saat Hati Rapuh, Kembalilah kepada Allah
  • Jangan Menyalakan Api Fitnah, Karena Asapnya Akan Kembali Kepadamu
  • Waktu Adalah Amanah: Kunci Keberkahan Hidup dan Kesuksesan Akhirat

Categories

  • Al-Qur'an
  • Artikel
  • General
  • Khutbah Jumat
  • Pengajian Ahad Pagi
  • Preaching
  • Tausiyah Subuh
  • Tolabul Ilmi

Ads



Copyright © Dari Masjid Ke Masjid Designed by OddThemes