Ujian adalah Tanda Allah Masih Membimbing Hamba-Nya

 


"Allah sudah lupa kepada seseorang", karena Allah tidak pernah lupa.

Allah SWT berfirman:

"Tuhanmu tidaklah lupa."
(QS. Maryam: 64)

Dalam kehidupan, ada orang yang hidupnya tampak tenang dan ada yang dipenuhi berbagai ujian. Keduanya bukan ukuran apakah Allah mencintai atau membenci seseorang. Kenikmatan bisa menjadi ujian, sebagaimana kesulitan juga merupakan ujian.

Allah berfirman:

"Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar."
(QS. Al-Baqarah: 155)

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa yang dikehendaki Allah kebaikan baginya, niscaya Allah akan memberinya ujian."
(HR. Bukhari)

Karena itu, ketika mendapat ujian, jangan berputus asa. Bisa jadi Allah sedang membersihkan dosa, mengangkat derajat, dan menguatkan iman kita. Sebaliknya, ketika diberi kelapangan hidup, jangan lalai, tetapi perbanyak syukur dan ketaatan.

Mari jadikan setiap keadaan sebagai jalan untuk semakin dekat kepada Allah. Dalam nikmat kita bersyukur, dalam ujian kita bersabar. Itulah sikap seorang mukmin yang akan selalu memperoleh kebaikan dengan izin Allah.

0 Comments