Tetap Berbuah Meski Dilempari Batu
Menjadi Pribadi Seperti Pohon yang Berbuah
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
Kehidupan ini sering kali menghadirkan ujian berupa hinaan, celaan, bahkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari orang lain. Namun seorang mukmin diajarkan untuk tetap memberi manfaat, sebagaimana pohon yang tetap berbuah walau dilempari batu.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:
“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit. Pohon itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan izin Tuhannya.” (QS. Ibrahim: 24–25)
Ayat ini mengajarkan bahwa orang beriman hendaknya memiliki hati yang kokoh, akhlak yang teduh, dan terus menebarkan manfaat kepada siapa pun. Kebaikan tidak berhenti hanya karena keburukan orang lain.
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Mukmin yang bergaul dengan manusia lalu bersabar atas gangguan mereka lebih baik daripada mukmin yang tidak bergaul dan tidak sabar atas gangguan mereka.” — (HR. Ibnu Majah)
Betapa indah akhlak seorang muslim ketika ia mampu membalas keburukan dengan kesabaran, membalas hinaan dengan doa, dan membalas kebencian dengan kebaikan. Seperti pohon yang tetap memberi buah meski dilempari batu.
Jangan lelah menjadi orang baik. Karena sesungguhnya nilai seorang mukmin bukan ditentukan oleh bagaimana orang memperlakukannya, tetapi bagaimana ia tetap taat kepada Allah dalam setiap keadaan.
Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermanfaat, meneduhkan, dan penuh kebaikan bagi sesama.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


0 Comments