Sunnah di Setiap Suapan: Adab Makan yang Mengundang Berkah”

 


🕌 Adab Makan dengan Tangan Kanan dan Duduk dalam Islam

Makan bukan sekadar memenuhi kebutuhan jasmani, tetapi juga bagian dari ibadah jika dilakukan sesuai tuntunan syariat. Islam mengajarkan adab yang mulia dalam setiap aspek kehidupan, termasuk ketika makan.

1️⃣ Makan dengan Tangan Kanan

Rasulullah ﷺ menegaskan pentingnya makan dan minum dengan tangan kanan. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang dekat denganmu.”
(HR. Muslim)

Dalam hadis lain, beliau bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaklah ia makan dengan tangan kanannya, dan apabila minum hendaklah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.”
(HR. Muslim)

Ini menunjukkan bahwa menggunakan tangan kanan adalah bentuk ketaatan dan pembeda antara adab seorang muslim dan perilaku setan.

2️⃣ Makan dengan Duduk

Rasulullah ﷺ juga mencontohkan makan dalam keadaan duduk dengan tawadhu (rendah hati). Dalam hadis riwayat , Rasulullah ﷺ bersabda:

“Aku tidak makan sambil bersandar.”
(HR. Bukhari)

Sikap ini menunjukkan kesederhanaan, tidak berlebih-lebihan, dan menjaga adab di hadapan nikmat Allah.

3️⃣ Landasan dalam Al-Qur'an

Allah ﷻ berfirman dalam Surah Al-A’raf ayat 31:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Ayat ini menegaskan bahwa makan harus disertai adab, kesederhanaan, dan rasa syukur.

🌿 Penutup

Adab makan dengan tangan kanan dan dalam keadaan duduk adalah sunnah Rasulullah ﷺ yang sederhana namun penuh makna. Ia melatih ketaatan, kerendahan hati, serta rasa syukur atas nikmat Allah.

Semoga kita termasuk orang-orang yang menjaga adab dalam setiap aktivitas, sehingga setiap suapan menjadi pahala di sisi Allah ﷻ. Aamiin.

0 Comments