Aroma Kopi dan Lantunan Kalam Ilahi”


 

Ngopi Sambil Menanti Tadarus: Menjaga Niat, Meraih Berkah

Menunggu giliran tadarus Al-Qur’an sambil menikmati secangkir kopi adalah hal yang mubah dan boleh saja. Islam adalah agama yang seimbang; menikmati rezeki Allah tidak dilarang selama tidak berlebihan dan tidak melalaikan ibadah. Namun yang terpenting adalah menjaga niat dan adab hati.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya.”
(HR. , diriwayatkan oleh dan )

Jika ngopi diniatkan untuk menjaga stamina agar kuat membaca Al-Qur’an, maka aktivitas sederhana itu bisa bernilai ibadah. Bahkan waktu menunggu pun bisa diisi dengan dzikir, istighfar, atau membaca ayat yang akan ditadaruskan.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. )

Tadarus bukan sekadar membaca, tetapi juga merenungi dan memperbaiki bacaan. Maka saat menunggu giliran, hendaknya kita menjaga adab: tidak bercanda berlebihan, tidak ghibah, dan tidak lalai dari tujuan utama, yaitu mendekatkan diri kepada Allah.

Secangkir kopi boleh saja menghangatkan tubuh, tetapi Al-Qur’anlah yang menghangatkan hati. Semoga setiap langkah menuju majelis tadarus dicatat sebagai amal kebaikan dan setiap huruf yang dibaca dilipatgandakan pahalanya. Aamiin.





0 Comments