Rahasia Dua Kebahagiaan dalam Puasa yang Dijanjikan Rasulullah ﷺ”

 

Dua Kebahagiaan Orang yang Berpuasa

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya.”
(HR. – riwayat dan )

Hadits ini menggambarkan betapa agungnya ibadah puasa di sisi Allah ﷻ. Ada dua momen bahagia yang Allah janjikan bagi hamba-Nya yang berpuasa dengan iman dan penuh keikhlasan.

1. Bahagia Saat Berbuka

Kebahagiaan pertama adalah ketika berbuka. Setelah menahan lapar, haus, dan hawa nafsu sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, datanglah waktu berbuka sebagai nikmat yang nyata. Rasa syukur memenuhi hati, karena Allah telah memberi kekuatan untuk menyempurnakan puasa hari itu.

Allah berfirman:

“... dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam ...”
(QS. , Al-Baqarah: 187)

Berbuka bukan sekadar menikmati makanan, tetapi merasakan karunia Allah dan keberhasilan menjalankan perintah-Nya.

2. Bahagia Saat Berjumpa dengan Allah

Kebahagiaan kedua jauh lebih besar dan abadi: saat bertemu dengan Allah di akhirat kelak. Puasa yang dijalankan dengan ikhlas akan menjadi sebab diampuninya dosa dan diangkatnya derajat.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan. Allah berfirman: Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. dan )

Ini menunjukkan betapa istimewanya puasa. Balasannya langsung dari Allah ﷻ, tanpa batas yang kita ketahui.

Semoga setiap lelah, lapar, dan dahaga yang kita rasakan menjadi jalan menuju dua kebahagiaan tersebut: bahagia di dunia saat berbuka, dan bahagia yang kekal saat berjumpa dengan Allah سبحانه وتعالى. Aamiin. 🤲

0 Comments