Hidup adalah Samudera Ujian dan Harapan
Hidup ini laksana mengarungi lautan luas. Kadang airnya tenang, kadang ombaknya besar mengguncang. Ada saatnya kita merasakan kebahagiaan seperti angin sepoi-sepoi, namun tak jarang badai ujian datang silih berganti.
Allah ﷻ mengingatkan dalam Al-Qur’an:
“Dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 155)
Ayat ini mengajarkan bahwa gelombang ujian adalah bagian dari perjalanan. Seperti seorang pelaut yang harus kuat memegang kemudi, seorang mukmin harus berpegang teguh pada iman dan kesabaran.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh urusannya adalah baik baginya. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar, maka itu pun baik baginya.”
(HR. Muslim)
Hadits ini menjadi kompas dalam perjalanan hidup. Saat ombak kesulitan datang, kita bersabar. Saat lautan terasa tenang dan rezeki melimpah, kita bersyukur. Dengan syukur dan sabar, kapal kehidupan akan tetap berada di jalur yang benar.
Lautan hidup memang luas dan dalam, tetapi Allah adalah sebaik-baik Penjaga. Selama kita menjadikan Al-Qur’an sebagai peta dan sunnah Nabi ﷺ sebagai arah, insyaAllah kita akan sampai ke pelabuhan keselamatan — ridha Allah dan surga-Nya.
Semoga kita menjadi hamba yang kuat menghadapi badai, dan tidak lupa diri saat laut sedang tenang. 🌊✨


0 Comments