Pesan Kematian dan Kepastian Hari Akhir dalam Al-Waqi‘ah 85–96
Pada bagian penutup surat Al-Waqi‘ah ini, Allah mengajak manusia untuk merenungkan satu kenyataan yang tidak bisa dibantah: kematian. Ayat 85–86 menantang orang-orang yang meragukan akhirat. Jika mereka benar bahwa tidak ada hari pembalasan, maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, mereka tidak mampu mengembalikannya? Dengan ayat ini, Allah ingin menegaskan bahwa manusia sangat lemah di hadapan kematian.
Kemudian Allah menjelaskan tiga golongan manusia:
1. Al-Muqarrabun (orang yang dekat kepada Allah)
Mereka mendapatkan ruh, rezeki, dan surga penuh kenikmatan (ayat 87–88). Ini adalah penghormatan tertinggi bagi hamba pilihan.
2. Ashabul Yamin (golongan kanan)
Mereka disambut dengan ucapan salam dan penghormatan (ayat 89–90). Ini adalah golongan beruntung yang amalnya diterima.
3. Pendusta dan Sesat
Bagi mereka tersedia air mendidih dan panasnya api neraka (ayat 91–93). Ini peringatan keras agar manusia tidak mendustakan kebenaran.
Allah menutup surat ini dengan ayat 95–96 yang menegaskan bahwa semua berita ini adalah kebenaran yang pasti, bukan dongeng atau rekayasa. Maka manusia diperintahkan untuk bertasbih dan terus mengingat kebesaran Allah.
Surat Al-Waqi‘ah menanamkan keyakinan bahwa kehidupan tidak berhenti di dunia. Ada pertanggungjawaban, ada balasan, ada nikmat bagi yang taat dan ada siksa bagi yang mendustakan. Karena itu, memperbanyak amal saleh dan memperbaiki diri adalah pilihan paling bijak sebelum ajal tiba.



0 Comments